efek berjalan

Selamat Datang di agoenkdgoenk.blogspot.com blog sederhana penuh makna

Wednesday, 18 March 2015

Makna Gerakan Dalam Sholat


Hasil gambar untuk gambar orang sholatIni gan lanjutan tentang sholat yang kemaren sempat saya share,kali ini saya akan share masalah maknawiah gerakan sholat itu sendiri Saya tidak terangkan syari'atnya sholat/kaifiyahnya/tatacara sholat, sbb hal itu saya yakin saudara sudah pada bisa atau sudah tau, kalaupun blm tinggal beli buku petunjuk tata cara sholat dan mempelajarinya.

Hakekatnya sholat itu "mencegah fasik dan munkar"adanya di dalam Qur'an,

sedangkan syari'atnya adanya dalam hadits.

Akan saya jabarkan maknawiah dari setiap gerakan sholat.
yang sebenarnya perintah sholat itu timbul nyadari "bahasa nurani", lalu dimanifestasikan dalam simbol2 gerakan2 lahiriah, dari batin menuju lahir.

Sholat itu tentang hidup yang benar, hidup yang benar itulah yang bisa mencegah fasik dan munkar.

1. Berdiri itu maknanya teguh dan tegak pendirian, kokohdan kuat keyakinan, adil tidak miring sebelah, jujur apaadanya. hendaknya seperti itulah kita hidup. jangan krnitu musuh atau bukan golonganmu lalu kamu bersikap"tidak adil", jangan krn org itu kamu benci lalu kamubersikap "tidak jujur".

2. Rukuk itu maknanya tawadhu' rendah hati dan tidakbersikap menyombongkan diri, tidak congkak dan merasalebih dari orang lain.

3. Sujud itu artinya tunduk dan patuh, yaitu tunduk dan patuh terhadap semua hukum2NYA, ketetapan2NYA,menerima semua apa adanya.

4. Duduk itu maknanya sabar, bahwa dalam hidup ini akan ada banyak ujian dan rintangan, hendaknya tetap bersabar, dan qona'ah, menerima setiap ketetapanNYA dengan ikhlas.

5. Salam tengok kanan kiri itu maknanya, bahwa engkau harus peka terhadap lingkunganmu dan selalu mengamat-amati kanan kirimu (sekitarmu), diantara orang2 lain itu mungkin ada yang membutuhkan uluran tanganmu,ketika engkau mampu, maka bantulah saudara2mu,sesamamu, ulurkan tanganmu.

Itulah hakekatnya sholat itu.

ini saya terangkan agar jangan sampai

fawailul lil mussholiin (celakalah orang2 yang sholat),

celaka karena sekedar syari'atnya saja namun jauh tak mengenali hakekatnya sholat itu adalah"lakunya hidup" ini sendiri, itulah sholat yang bisa mencegah fasik dan munkar.


Oleh : Indah Mustika Ayu

Monday, 16 March 2015

TENTANG SHOLAT

Hasil gambar untuk gambar orang sholat
Yang dimaksud sholat itu bukan yang 5 waktu itu, itu disebut sembahyang, yaitu menyembah Sang Hyang (Tuhan) "seolah2" Sang Hyang ada di hadapanmu, itu yang disebut ihsan.........sembahyang hakekatnya adalah dorongan yang muncul dari sifat malakut didalam diri yang selalu mendorong untuk menghamba. ihsan sebenarnya hanyalah "seolah2 melihat Tuhan, tidak benar2 melihat Tuhan....... ihsan adalah berhayal dalam khayali Ketuhanan........

Yang disebut sholat itu adalah sholu, yaitu tersambung terhubung, tiada lagi terpisah dengan Allah, dengan demikian sifatnya sholat itu 24 jam, tanpa henti, daiman abada.........Maka fahamilah apa itu sholat apa itu sembahyang.......

Derajad2 dan tingkatan sholat

1.Assholatu imadduddin. yaitu sholat sebagai tiang agama, tonggak dari ageman/pakaian. ini adalah sholatnya ahli SYARIAT. sholat yang demikian adalah untuk membedakan antara satuagama (pakaian) dengan agama yang lain. sebatas kewajiban dan rutinitas saja, belum menyentuh kedalaman qolbu yang lebih jauh, masih berkutat pada kulitnya saja. inilah yg mengakibatkan banyak orang yang sholat tetapi maksiatnya jalan terus (STMJ).

2.Assholatu bitaqwallah. yaitu sholat untuk menggapai level taqwa.
sholat yang demikian telah mulai masuk dan meresap dalam hati sanubari insan. ini adalah tingkat sholatnya ahli TAREKAT/THORIQOH. sholat yang telah menyentuh kedalaman sanubari akan menghasilkan assholatu tanha anil fahsyai wal munkar, yaitu sholat yang telah mampu untuk mencegah perbuatan fasik dan munkar. dalam derajad ini sholat tak sebatas wajibnya, akan tetapi telah dilengkapi sunnah2 nya. dimana ciri khas wilayah ini ada pada kesukaan berdzikir dan qiyamul lail (tahajjud). "Dan pada sebagian malam hari bersalat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ketempat yang terpuji" (Q.S. 17:79 ). sholat yang diikuti latihan-latihandasar dalam pengendalian hawa nafsu, disertai dzikir2 nafas/seiring keluar masuknya nafas. HU...ALLAH...HU....ALLAH...HU...ALLAH.

3.Assholatu lii dzikri. yaitu sholat sebagai dzikir.
sholat yang demikian adalah sholatnya ahli HAKIKAT. sholat yang telah menggapai kesadaran JATI DIRI, meresap dalam nurani insan, dzikirnya adalah sholatnya,sholatnya adalah dzikirnya. dimana realitas-realitas bawah sadar, telah bangkit dan sadar, mengenal cerminan-cerminan diri pribadi. sholatnya bersifat sirri atau sholatnya sirr. dengan rahasia latifah Ketuhanan, tersingkap dan tersibak maknawi-maknawikehidupan. wajah hati yang bersih suci yang senantiasa menghadap wajah sang Khalik, karenanya sholatnya juga sbg Assholatu mi'rajul mukminin. sholat sebagai mi'raj naik kealam tinggi, dimana hati tak lenggah dari memandang wajah Allah Azza wa Jalla. Subhanallah.

4.Assholatu daiman abada.yaitu sholat yang langgeng tiada habis-habisnya,tiada henti-hentinya,tak putus karena tidur/mati.
sholat yang demikian adalah sholatnya ahli MAKRIFAT.yaitu orang-orang suci yang telah mengenali realitas Ketuhanan, sebagaimana mestinya Tuhan itu dikenal. sholat yang demikian telah mencapai dhohir batinnya sholat itu sendiri. dimana jami'il badan/ keseluruhan anggota2 badan telah lebur satu di dalam sholat, berdzikir dengan sendirinya setiap sel-sel tubuh tanpa kecuali.

Subhanallah. seluruh jiwa raga telah meresap ke dalam sholat. sholatnya bersifat batiniah /tak tampak, dengan putaran latifah2 batin.berpindah dan berputar dengan sendirinya seperti thawaf.dari latiful qolbi (lembutnya qolbu), menuju latifah ruhani (lembutnya ruhani),menuju latifah sirr(lembutnya rahasia), menuju latifah khofi (lembutnya lembut), menuju latifah akhfa (lembutnya akhfa), menuju latifah akal, menuju latifah jami'il badan, dan kembali lagi, berputar seperti thawaf, berputar dengan sendirinya. ia memandang dunia dengan hampa,kosong, tidak ada apa-apa, dhohir batin hanya mengenal Allah,lenyap selain Allah, yang Maha Hidup, Langgeng tiada awal tiada akhir, tanpa sebab akibat, tanpa asal-usul dan tak mengenal konsekuensi.

 Baca juga : Makna Gerakan Dalam Sholat


~oleh :FK Al-majenun

Saturday, 7 March 2015

HEALTHY SLEEP

✅ TIDUR DENGAN LAMPU MENYALA, BIKIN PENYAKITAN KENAPA RASULULLAH MENYURUH MEMATIKAN LAMPU KETIKA HENDAK TIDUR"

Padamkanlah lampu di malam hari apabila kamu akan tidur, tutuplah pintu, tutuplah rapat-rapat bejana-bejana dan tutuplah makanan dan minuman" (HR.Muttafaq'alaih).

Rasulullah mensabdakan itu lebih dari 14 abad yang lalu.Ternyata, di abad modern ini baru diketahui manfaat medis dari tuntunan Rasulullah untuk memadamkan lampu ketika hendak tidur.

✅ Ahli biologi Joan Robert mengungkapkan bahwa tubuh baru bisa memproduksi hormon melatonin ketika tidak ada cahaya. Hormon melatonin ini adalah salah satu hormon kekebalan tubuh yang mampu memerangi dan mencegah berbagai penyakit, termasuk kanker payudara dan kanker prostat. Orang yang tidur dalam kondisi gelap, maka tubuhnya bisa memproduksi hormon ini.

✅ Sebaliknya, tidur dengan lampu menyala di malam hari, sekecil apapun sinarnya menyebabkan produksi hormon melatonin terhenti..

✅ Pentingnya tidur di malam hari dengan mematikan lampu juga diteliti oleh para ilmuwandari Inggris.Peneliti menemukan bahwa ketika cahaya dihidupkan pada malam hari, bisa memicu ekpresi berlebihan dari sel-sel yang dikaitkan dengan pembentukan sel kanker.

✅ Sebuah konferensi tentang anak penderita leukimia yang diadakan di London juga menyatakan bahwa orang bisa menderita kanker akibat terlalu lama memakai lampu waktu tidur di malam hari dibandingkan dengan yang tidak pernah memakai lampu waktu tidur.

✅ Subhanallah... demikian luar biasa tuntunan Rasulullah. Setelah berabad-abad, hikmah medisnya baru terungkap. Wallahu a’lam bish shawab.

Thursday, 5 March 2015

WHO I AM !! ???

Berikut ini adalah sedikit bahan Renungan untuk Mengenal diri kita,
mari kita Renungkan.

Tuhan bertanya: Siapa kamu?
Aku menjawab : aku si fulan.

Tuhan berkata: Aku tidak bertanya namamu,siapakamu?
Aku menjawab: aku anaknya si fulan tinggal di A kerja di B.

Tuhan berkata; Aku tidak bertanya orang tuamu,tempat tinggal dan kerjaan mu,jadi siapa kamu?
Aku menjawab; aku adalah badan ini.

Tuhan berkata; bukan, Aku tidak bertanya badan yg ada padamu,siapa kamu?
Jawab ku; aku adalah rasa.

Tuhan berkata; bukan, Aku tidak bertanya rasa yg ada padamu,siapa kamu?
Aku berkata; aku adalah akal fikiran.

Tuhan berkata; Aku tidak bertanya akal fikiran yg ada padamu,siapa kamu?
Aku menjawab; aku adalah hati.

Tuhan berkata; Aku tidak bertanya hati yg ada padamu,siapa kamu?
Jawabku; aku adalah ruh.

Tuhan berkata; bukan,Aku tidak bertanya ruh yg ada padamu,siapa kamu?
Aku menjawab; aku adalah hamba-Mu.

Tuhan berkata; Bukan,Aku tidak bertanya kedudukanmu,siapa kamu?
Lalu jawab ku; aku adalah Diri-Mu.

Tuhan berkata; bukan,Aku tidak bertanya Diri-Ku yg ada dalam dirimu,siapa kamu?

Dalam keadaan bingung,nanar dan sasar,
Aku menjawab; Tuhan,aku telah menjawab ini,itu tapi Engkau selalu berkata bukan,lalu siapa aku,Tuhan?

Tuhan berkata: renungkanlah itu,
Masuklah kedalam dirimu lalu keluarkan dan kosongkan semua yg ada padamu!
lepaskan semua atribut yg ada padamu, namamu, badanmu, rasamu, akal fikiranmu, hatimu, ruhmu, dan Diri-Ku yg ada didalam dirimu.
lepaskan semua!maka engkau akan tahu siapa kamu!

Setelah itu lalu aku Masuk ke Dalam diriku, Menutup semua indrawiku,
menutup semua ilmu pengetahuanku, kemudian aku Melihat Cahaya-Nya,
sehingga aku seakan-akan sirna di dalam Cahaya-Nya, lepas dari semua; nama, badan, rasa, akal fikiran, hati dan ruh.

Kemudian aku berkata:
Tuhan,setelah aku bisa lepaskan semua atribut ku yaitu namaku, badanku, rasaku, akal fikiranku, hatiku,dan ruhku.Tapi satu yang tidak bisa aku lepaskan yaitu Diri-Mu,
karena bila aku lepas dari-Mu maka aku akan Hancur, Musnah, Lenyap, Tiada.

Dan Tuhan pun berkata;itulah dirimu!

Maka aku berkata; Maha Suci Engkau,hanya Engkaulah yang ada,Engkaulah yang kekal. (Qs.28:88;)

segala sesuatu musnah (tiada) kecuali Wajah-Nya yg kekal